VIRAL LAGI! Kompol Dedi Kurniawan (DK) Terlibat Kasus Baru, Diduga Teler dan Berbuat Asusila, Kini Ditempatkan di Sel Khusus
Medan, 3 Mei 2026 – Nama Kompol Dedi Kurniawan yang akrab disapa Kompol DK kembali menjadi sorotan publik dan mendominasi percakapan di media sosial. Anggota Polda Sumatera Utara ini kembali viral, namun kali ini karena kasus yang cukup memalukan dan meresahkan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kompol DK yang saat ini menjabat sebagai Kepala Unit I Sub Direktorat III Direktorat Reserse Narkoba (Kanit I Subdit III Dit Res Narkoba) Polda Sumut, kembali terlibat masalah hukum dan etika.
Video Diduga Berbuat Asusila Menyebar Luas
Kasus terbaru ini bermula dari beredarnya sebuah video yang memperlihatkan sosok yang sangat mirip dengan Kompol Dedi Kurniawan dalam kondisi diduga tidak sadarkan diri atau "teler". Dalam video tersebut, terlihat sosok tersebut sedang mengisap rokok elektrik (vape) dan diduga kuat melakukan tindakan asusila yang sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang aparat penegak hukum, terlebih lagi seorang pemimpin satuan penyidik.
Video yang berdurasi cukup panjang ini dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp, Instagram, dan TikTok, memicu kemarahan netizen yang menilai bahwa perilaku tersebut sangat mencoreng wibawa institusi Polri.
Polda Sumut Langsung Tindak Tegas: Masukkan ke Patsus
Menanggapi viralnya video tersebut, Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara tidak tinggal diam. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, akhirnya buka suara dan memberikan konfirmasi terkait kejadian ini.
Kombes Ferry Walintukan tidak membantah adanya video yang beredar luas tersebut. Ia mengakui bahwa pihaknya telah menerima laporan dan menindaklanjuti kasus ini dengan cepat.
"Sebagai respon dan langkah awal atas video yang viral itu, Polda Sumut langsung mengambil tindakan tegas. Kami telah memerintahkan untuk menempatkan yang bersangkutan ke dalam sel tahanan atau penempatan khusus (PATSUS)," ujar Kabid Humas dalam keterangannya, Minggu (3/5).
Penempatan di Patsus ini dilakukan sebagai bentuk tindakan awal sementara proses pemeriksaan internal dan hukum berjalan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga ketertiban.
Pertanyaan Besar Mengenai Status PTDH
Kasus ini kembali menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan dunia pers. Pasalnya, ini bukan kali pertama Kompol DK terlibat masalah. Belakangan ini, nama sosok ini sering muncul dalam berbagai kontroversi.
Hingga berita ini diturunkan, Polda Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait wacana pemecatan atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap yang bersangkutan. Padahal, jika terbukti melakukan pelanggaran berat dan tindak pidana/asusila, sanksi terberat seharusnya menanti.
Masyarakat menunggu langkah selanjutnya dari Polda Sumut, apakah kasus ini akan ditindaklanjuti sampai tuntas atau hanya sebatas penempatan di sel khusus saja.
Catatan Jejak Kasus Sebelumnya
Perlu diketahui, Kompol Dedi Kurniawan sebelumnya juga sudah beberapa kali tersandung masalah yang viral di media sosial. Kiprahnya di Direktorat Narkoba kerap menjadi sorotan tajam, mulai dari gaya hidup hingga berbagai tudingan yang hingga kini belum sepenuhnya terjawab.
Dengan munculnya kasus video asusila ini, tekanan publik semakin kuat agar Polri bisa bersih dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan merusak nama baik institusi.(Tim)
#KompolDediKurniawan
#PolisiNarkoba
#PoldaSumut
#TindakTegasOknum


